Judul: Shocking
Neighbour!!
Author:Ully Nurmala (Lee Sung Hae)
Genre: Comedy, Romance
(mungkin)
Main cast: Lee Sung Hae
Cho
Kyuhyun
Sub cast: Lee Donghae (Sung Hae’s old brother)
Lee
Soo Eun (Sung Hae + Dong Hae’s mom)
Lee
Young Shik (Sung Hae’a dad)
Cho’s
Family
Kim
Ryeowook (Kyuhyun’s friends)
Length: Oneshot
Hallooo salam
sejahtera kepada kita semua, perkenalkan nama saya Ully Nurmala, emm ini ff
pertama saya hehe. Jujur pertama bikin ini aku takut, takut jelek, banyak typo,
tulisan rancu, aaah banyak deeh hehe. Dengan tekat bulat saya memberanikan
untuk bikin ff ini, atas saran temen sih sebenernya, okedeh ga usah basa basi,
semoga temen-temen pada suka ya amiin. Makasih karena udah mau baca juga..
Happy readiing….
Author
POV
Pukul 06.00 pagi hari, seorang yeoja
masih bergelut bersama kasur bantal dan kawan-kawannya, dia adalah Lee Sung
Hae, gadis remaja yang tengah duduk di bangku kelas 2 sekolah menengah atas.
“Sung Hae-ya, bangun ini siang, kau harus
sekolah sayang!!” teriak eomma Sung Hae
dari luar. Sedangkan Sung Hae, dia tak bergeming sama sekali.
“Dong Hae-ya, tolong bangunkan adikmu
yang malas itu, eomma sudah sampai bosan membangunkannya.” Kata eomma pada Donghae.
“Ne eomma, dasar anak itu!” kata Donghae.
Donghae menuju kamar Sung Hae, lalu masuk
“Sung Hae-ya, ayo banguuuun, jika tidak
bangun nanti kau ku tinggaaal, silahkan berangkat sekolah sendiri!!” teriak
Donghae tepat ditelinga Sung Hae.
“Ya Oppa, tidak perlu berteriak seperti
itu, aku tidak tuli!!” balas Sung Hae tak terima.
“Kalau tak tuli,mengapa kau tidak
menggubris panggilan eomma tadi?? Wae?” kata Dong Hae
“Aiissshh..baik-baik aku aksn mandi dan
turun, sekarang oppa keluar dulu” balas Sung Hae sambil bersungut-sungut.
“Tentu adikku yang cerewet!” ucap
Donghae sambil melangkah keluar kamar.
Begitulah suasana pagi hari di kediaman
keluarga Lee.
Sung Hae POV
“Hissh..benar-benar, oppaku keterlaluan,
selalu mengguanakn ancaman seperti itu, dia kan tau aku paling malas naik bus,
menyebalkan!!” umpatku pada oppa.
Setelah selesai bersiap-siap, aku keluar
kamar menuju ruang makan, di sana sudah ada Eomma, Appa dan tentu saja Oppaku
itu.
“Annyeong..” sapaku pada mereka semua.
“Annyeong..” balas mereka serempak
seperti pasukan PBB hehe
“Ayo cepat sarapan, kau lama sekali
turunnya”kata eomma padaku
“hemm hehe tentu eomma, aku kan anak
perempuan, pasti lama” ucapku dengan wajah innocent
“cepatlah makan, nanti kau kutinggal!!”
kata oppa
“iyaaa boos, ini aku sedang makan!”
sewotku, selalu begitu dia, tapi aku sayaaang oppa #ala upin ipin
Setelah sarapan kami langsung berangkat.
Appa berangkat ke kantor, sedangkan aku dan Donghae oppa berangkat ke kampus
dan sekolah.
Sung Hae POV end
Author POV
Sesampai gerbang sekolah, Sung Hae
berpamitan pada kakaknya.
“Oppa, aku berangkat dulu ya” kata Sung
Hae pada kakaknya.
“Ne, selamat belajar!” balas Donghae
“Siap boos!! Hati-hati di jalan” pesan
Sung Hae pada kakaknya
“OK!”
Saat berjalan di koridor sekolah, Sung
Hae melihat orang yang paling tak diminati olehnya, siapa lagi kalau bukan Cho
Kyuhyun. Dia selalu saja menjahili Sung Hae di manapun mereka bertemu, hingga
gadis itu sudah merasa sebal oleh keusilannya.
“Wooki-ah, lihat ada bonsai berjalan
hahaha…” ejeknya pada Lee Sung Hae, sedangkan Ryeowook temannya hanya mendesah
pelan
“Sudahlah Kyu, kau apa tak bosan setiap
bertemu dengannya selalu seperti itu!” jawab temannya agak jengkel
“Aaaah dia memang pantas, lihat saja
tubuhnya, kecil, pendek seperti itu haha..” tawa sok’nya kyu
“Kau ini benar-benar Kyu, kalau kau kena
karma baru tau rasa!” ingat Ryeowook
“Biar saja, aku senang mengganggunya,
aaah sebentar lagi dia lewat..” Kyuhyun antusias
“Hey bonsai, kapan kau tinggi?? Hahaha
dari dulu hanya setinggi itu tidak ada perubahan ckck dasar” ejek Kyuhyun pada
Sung Hae
“Mwo?? Bonsai?? Kau tidak puas setiap
hari menggakuku?? Huh lihat saja, kau akan kena karma Kyuhyun jelek
jerawatan!!!” balas Sung Hae
“Apa kau bilang?? Jelek?? Jerawatan??
Apa kau buta, aku ini pria paling tampan di dunia ini!! Kau tidak tau, banyak
yeoja yang mengantri untuk jadi pacarku ” Sombong Kyuhyun
“Hah?? Tampan?? Sejak kapan? Mungkin
yeoja-yeoja itu semua matanya katarak, tidak bisa membedakan mana yang benar
tampan dan buruk, huh kau berbeda jauh dengan oppaku!!” ejek Sung Hae balik
“Haaa dasar bonsai, awas kau!! Cerca
Kyuhyun
“Apa?? Kau mau apa? Tidak berani kan??
Awas minggir, aku mau lewat, mengganggu saja huh!!” Sung Hae mengakhiri
perdebatan mereka
Ryeowook hanya diam membisu, menjadi
penonton sambil makan popcorn #ups lebay, karena hal itu sudah biasa baginya. Mereka
sebenarnya berada dalam satu kelas, tapi entah mengapa meraka tak bisa akur
layaknya Tom and Jerry, tom en jeri aja pernah sahabatan kan, mereka berdua
lebih parah dong.
Author POV end
Kyuhyun POV
“Menyebalkan sekali dia, siapa dia
berani menghina seorang Cho Kyuhun yang tampan ini?? Gadis buta, tidak tahu
tata karma awas saja!” umpatku frustasi
“Kau sendiri yang memulai Kyu, coba kau
diam, tidak akan seperti tadi, iya kan!!” Heei mengapa dia menceramahiku?
“Aaah kau tidak membantu Wooki-ah!!”
ucapku tak terima
Kyuhyun POV end
Jam pulang sekolah tiba, Sung Hae
menunggu sang kakak dating menjemputnya. Tak berapa lama, mobil kakaknya pun
terihat dari kejauhan. Mereka pulang bersama menuju rumah
Sung Hae POV
Terlihat ramai di depan rumah sebelah,
hmm ada apa yaa, ah biarkan saja aku lelah. Begitu mobil terpakir aku dan
oppaku langsung masuk rumah.
“Kami pulaang…!!” teriakkku dalam rumah
“Kalian sudah pulang, pasti lelah,
bagaimana hari ini?” Tanya eomma padaku dan Donghae oppa
“Sedikit buruk eomma, ada gangguan
kecil, tapiii aku sudah biasa hehe” jawabku jujur, mengingat kejadian tadi
pagi.
“Baik-baik saja eomma, kan aku anak yang
baik, tidak seperti adikku yang suka membuat onar keke~” waaaa jawaban apa ini,
merendahkan saya rupanya
“Apa maksudmu oppaku sayang??” jawabku
sengit sambil memelotokan mata, eomma hanya tersenyum melihat tingkah kami
“emm Aniyo, aku mau mandi haha..!!”
apa-apaan ini, pergi begitu saja
“Yaaa, menyebalkan!!” teriakku padanya
“Sudah-sudah sana mandi, lalu kita makan
bersama, Appa sudah pulang dari tadi” kata eomma
“Ne eomma” sahutku
Sung Hae POV end
Author POV
Setelah makan malam, keluarga Lee
berkumpul di ruang tv untuk mengobrol bersama #benar-benar harmonis.
Menghilangkan penat mereka selama beraktivitas sehari penuh, Appa bekerja di
kantor, Eomma mengurus rumah tentunya dibantu bibi Song, Oppa kuliah dan Sung
Hae di sekolah. Saat mereka tengah asyik berbincang, terdengar suara bel
“ting-tong, ting-tong, ting-tong”
“Siapa ya, tunggu sebentar”kata Eomma.
Eomma membuka pintu
“Annyeong haseyo, kami tetangga baru di
rumah sebelah” Sapa salah seorang dari tamu itu dengan senyum ramahnya.
“Aaah ne, annyeong haseyo, mari silahkan
masuk”Eomma mempersilahkan masuk para tamu.
Tamu yang terdiri sebuah keluarga baru,
yang terdiri dari orang tua, seorang putrid dan seorang putra. Eomma
mempersilahkan tamu duduk. Eomma memberi tau keluarganya jika ada tamu.
Author POV end
Sung Hae POV
“Waah ada tamu siapa ya, sepertinya
orang banyak” kataku
“Benar, mungkin tamu Appa” kata Donghae
oppa
“Sepertinya bukan, aaah itu eomma
datang. Siapa eomma?” kata Appa pada eomma
“Ada tetangga baru, ayo kita kesana”
waaaah tetangga baru, jadi ramai-ramai di rumah sebelah tadi, mereka pindahan,
asek-asek..aku senang dapat tetangga baru haha
Saat menuju ruang tamu, betapa kagetnya
aku, siapa yang jadi tetangga baruku??? Oh Ya Allah dia dia Cho Kyuhyun!!!!
Laki-laki menyebalkan yang pernah aku temui. Begitu mata kami bertemu…
“KAU!!!” ucap kami bersamaan
#bersmbung.. #Sung Hae; eeh enak aja maen bersambung, lanjut thor! #author: iye
iye maap
Semua orang yang ada di ruang ini
menjadi bingung sekaligus kaget dengan reaksi kami.
“Kalian saling mengenal??” Tanya eommaku
dan didukung anggukan oleh yang lain
“Ehmmm iya,tapi kamii….”
“Emm kami berteman baik, kami sangat
akrab, ehehe benar kan Hae-ya??” Kyuhyun memotong kalimatku dan berkata bohong
pemirsa!! Tapi dia berkata sambil membuat isyarat tanda persetujuan dariku. Aku
melotot dan akhirnya pun mengiyakan dengan pasrah
“Eeeeung iya, kami sangat akrab” jawabku
pasrah sambil menunduk
“Waaah kebetulan sekali ya hahaha, tidak
menyangka akan seperti ini” kata Appaku
Mereka saling memperkenalkan, ada Cho Ki
Ho appa Kyuhyun, ada Cho Seung Mi eomma Kyuhyun dan ada Cho Ah Ra eonni, dan
tentunya evil satu itu. Meraka semua benar-benar sangat gembira, hanya aku yang
yang banyak diam, aku jadi tidak bahagia kalau ternyata tetanggaku adalah orang
itu, tapi aku tidak menyesal mengenal keluarganya, fiuuuuh.
Sung Hae POV end
Kyuhyun POV
Aku sedang mengunjungi rumah tetanggaku
bersama keluargaku untuk memperkenalkan diri sebagai tetangga baru. Aaah bibi
yang kuyakini sebagai pemilik rumah ini sangat ramah, kami dipersilahkan masuk.
Tak berapa lama keluarga bibi itu keluar. Betapa terkejutnya aku, saat tau
salah satu anak dari keluarga ini adalah gadis bonsai musuhku itu. Saat mata kami bertemu..
“KAU!!!” ucap kami bersamaan. Astaga
mengapa seperti ini
“Kalian saling mengenal??” Tanya bibi
itu yang ternyata ibunya gadis bonsai
“Ehmmm iya,tapi kamii….” Jawabnya yang
langsung kupotong
“Eee kami berteman baik, kami sangat
akrab, ehehe benar kan Hae-ya??” jawabku berbohong. Aku tau dia akan bilang
bahwa kami tidak akrab bahkan bermusuhan. Dia melotot kearahku,dan kuberi dia
siyarat agar menurut.
“Eeeeung iya, kami sangat akrab”
jawabnya terlihat pasrah dan sedikit menunduk. Hahaha dia menurut rupanya
Aaah kami mulai memperkenalkan diri, dan
kami mengetahui kepala keluarga di rumah ini adalah paman Lee Young Shik yang
tak lain tak bukan adalah ayah Sung Hae, ada bibi Lee Soo Eun, ada Lee Dong Hae
hyung dan gadis bonsai itu.
Aaah tunggu, tadi siang gadis itu
mengatakan bahwa aku masih kalah jauh dengan oppanya, haah yang benar saja,
memang Donghae hyung tampan, tapi masih lebih tampan aku tentunya haha.
Kami asyik berbincang-bincang, kulihat
gadis bonsai itu banyak diam, haha mungkin dia terlalu shock karena aku jadi
tetangganya, sebenarnya aku juga, tapi tak terlalu kupikirkan.
Kyuhyun POV end
Author POV
Hari ini aktivitas berjalan seperti
biasa. Keadaan di kelas pun tergolong damai, hanya saja terlihat agak kaku pada
couple enemy HaeKyu. Ya, semenjak kejadian perkenalan waktu itu, mereka berdua
tampak banyak diam, tidak saling menyapa walau sebenarnya masih saling memerhatikan,
aneh memang seperti yang buat cerita ini hehe. Lanjut!
Sial bagi Sung Hae, jam pulang sekolah
tak seperti biasanya hujan turun sangat deras, sedangkan sang kakak tak bisa
menjemputnya segera.
“Sesekali mencobalah naik bus Sung
Hae-ya, urusanku masih lama”
“Tapi oppa, aku malas naik bus, jarak
rumah dari halte masih jauh. Aku akan menunggu oppa di halte depan sekolah saja
yaa…” mohon Sung Hae pada oppanya
“Terserah kau saja, tapi kalau bosan
jangan salahkan aku.”
“Tidak akan, lebih baik menunggumu daripada
naik bus”
“Baiklah” kata Donghae mengakhiri
pembicaraan
Sung Hae duduk di halte sambil
mendengarkan mp3 untuk menghilangkan kebosanannya sesekali ia memejamkan mata.
Samar-samar Sung Hae mendengar ada yang
meneriakkan namanya, saat membuka mata ternyata ee ternyata udah ada Kyuhyun
“Ya, apa kau tak dengar??”
“Apa??”
“Dasar tuli, aku kan memanggilmu!!”
teriak kyuhyun, jelas aja kalo ga denger, kan pake headset-_-
“Memangnya ada apa??” jawab Sung Hae
“Kau mau pulang tidak, kau bisa lumutan
jika hanya diam di situ, oppamu pasti lama!!”
“Aku akan menunggunya”
“Aaaah dasar keras kepala. Kesempatan tidak
datang 2 kali!!”
Dengan sedikit raguuu…Sung Hae akhirnya
masuk ke mobil. Selama perjalanan hanya ada kebisuan, karena Sung Hae tidur -_-
“Hei, bangunlah, sudah sampai”
“Eeeuung..” Sung Hae ngulet “Ne,
go..mawo..Kyu..hyun” jawab Sung Hae terbata
“Ya ya ya…tidak usah grogi seperti itu
padaku, aku ini memang tampen kekeke~” Kyuhyun mulai pede
“Aku tidak grogi!!!” teriak Sung Hae
sambil menutup pintu mobil dengan keras
“Dasar gadis itu, tidak berubah sejak
dulu”
Author POV end
Sung Hae POV
Huuuuh ada apa ini, kenapa jadi begini,
kenapa aku deg-degan seperti ini, tidak biasanya jika aku dekat dengan anak
itu. Apa mungkin aku??? Aaah tidak-tidak mana mungkin aku menyukainya,lebih
baik aku mandi saja.
Malam ini aku jalan-jalan di taman
komplek rumah, ingin menghirup udara segar. Entah mengapa perasaanku rasanya
sesak, kayak ada yang mengganjal. Aku duduk di ayunan membelakangi jalan sambil
memandangi langit malam. Sampai tiba-tiba ada yang mendorong ayunanku
“Hyaaaaaaaaa!!!” aku terlonjak kaget
“Hahahahaha, wajahmu hahaha lucu sekali!!”ternyata
setan itu sodara-sodara
“Ya!! Apa yang kau lakukan??” cerocosku
tak terima
“Hahaha. Emm aku hanya lewat, habis
membeli kopi di minimarket seberang jalan kulihat ada yang menarik di sini,
ternyata kau haha” jawabnya watados
“Menyebalkan. Kenapa harus mengagetkanku,
aku paling tidak suka dibuat kaget!” jawabku emosi
“Bukankah kau sangat suka jika didorong
saat naik ayunan??” tunggu! Darimana dia tau?
“Kenapa? Kau bingung kenapa aku bisa
tau??” sambungnya lagi
“Emm tunggu dulu, apa maksudmu kau tau??
Aku tak paham” aku bingung
“Kau memang lamban dalam berpikir. Haduuuh”
jawabnya menghinaku
“Huuh baiklah, apa kau tak ingat dengan
wajahku??” tanyanya sambil menunjuk wajahnya sendiri. Aku masih menggeleng tak
paham
“Baiklah, kau ingat Kyukyu?? Temanmu?? Yang
jika saat besar nanti akan kau jadikan suami haha?? Tak ingat??” Astaga, aku
ingat!! Dia Kyukyu kecilkukah??
“Omo, kau apakah …??? Tanyaku terputus
sambil mulai berkaca-kaca
“Benar Sung Hae-ya,aku Kyukyu kecilmu,
pangeran ..” Aku langsung memeluknya, memotong perkataannya. Ya benar, Kyukyu
ku, dia kembali, setelah 10 tahun kami berpisah. Aku merindukannya, ya aku
sangat merindukannya. Kami berpisah karena dia ikut orang tuanya. Tapi… tunggu
dulu. Aku melepas pelukan kami
“Kenapa kau melakukan ini padaku?? Kenapa
tidak bilang dari awal?? Kenapa kita harus bermusuhan?? Kenapa?? Jawab!!” aku
melontarkan banyak pertanyaan padanya, aku terlalu emosi campur bahagia.
“Maaf, aku hanya..”
“Hanya apa?? Hanya ingin mengerjaiku??”
jawabku penuh selidik
“Maaf, bukan itu maksudku,aku hanya
ingin mengujimu, masih mengingatku apa tidak, ternyata kau tak ingat, lalu aku
lanjutkan sandiwara ini’
“Dasar bodoh, mana mungkin aku
mengenalimu sedangkan kau berbuat seperti padaku??” aku masih menangis
“Maaf, maafkan aku, aku tak bermaksud
memusuhimu. Aku sangat merindukanmu, bahkan sampai detik ini aku masih
mencintaimu” Kali ini dia memelukku. Aku mendongakkan kepalaku untuk menatapnya
“Apa maksudmu??”
“Kubilang aku mencintaimu” katanya
sambil memelukku lagi. Aku menangis bahagia saat ini, kubalas pelukannya.
“Kau memaafkanku??” tanyanya padaku
“Tidak semudah itu” jawabku ketus
“Oke, aku akan selalu di sampingmu untuk
mendapat maafmu, setelah itu aku masih akan tetap mendampingimu” Blush!! Aku yakin
wajahku merah seperti saos tomat
“Jangan hanya dari mulut, tapi buktikan
itu Cho Kyuhyun!” jawabku akhirnya
“Itu pasti Nyonya Cho!” jawabnya sambil
tersenyum
“Ya!! Sejak kapan aku jadi istrimu!!!”
END
Alhamdulillah hirabbil alamin, selesai
juga nih ff, makasih buat yang udah mau baca semoga suka, maaf jika jelek +
banyak typo. Silahkan RCL J